Home » Artikel Ilmiyah

Kategori: Artikel Ilmiyah

4 Agustus 2026

Para Penanam dan Para Pemanen

Para Penanam Kebaikan adalah Para Dai yang Jujur, sedangkan Sebagian Pemanen Kebaikan Ini adalah Para Perusak dalam Dakwah Nabi ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam bersabda:  ((لَا يَزَالُ اللَّهُ يَغْرِسُ فِي هَذَا الدِّينِ غَرْسًا يَسْتَعْمِلُهُمْ فِي طَاعَتِهِ)) ‘Allah akan senantiasa menanam di dalam agama ini sebuah tanaman (generasi), yang mana Allah gunakan mereka di dalam ketaatan kepada-Nya.’ […]
4 Agustus 2026

Sesungguhnya Media Sosial Telah Menghancurkan Dakwah dan Tidak Membangunnya, serta Menyebarkan Perselisihan ke Seluruh Penjuru Dunia

Ketahuilah—semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepadaku dan kepada Anda—bahwasanya kita tengah hidup di suatu era di mana Allah telah mengondisikan kemudahan bagi kita dalam menembus berbagai hambatan yang sulit serta mendekatkan ruang yang jauh. Ini adalah era komunikasi dan lompatan teknologi, penyederhanaan akses yang dekat, serta penundukan realitas geografis yang jauh. Sebuah era di mana dunia […]
4 Agustus 2026

 Sebagian Dai Menyalakan Fitnah, Kemudian Mengarahkan Para Murid dengan Perkataan—Bukan dengan Perbuatan—untuk Menghadap Ilmu dan Meninggalkan Fitnah

Sesungguhnya sebagian dai dan masyayikh—yang terkadang hanya berselisih pandangan dengan saudaranya dalam satu atau dua variabel masalah yang masih menoleransi adanya ruang ijtihad (yasūgu fīhā al-khilāf)—justru bertindak sebagai penyulut api fitnah (konfrontasi internal) di tengah-tengah iklim dakwah. Mereka mengembuskannya melalui forum halakah, seminar, majelis-majelis diskusi, hingga diskursus literatur tulisan mereka. Namun ironisnya, mereka kemudian berseru […]
4 Agustus 2026

‘Sesungguhnya di Antara Kalian Ada Orang-Orang yang Membuat Manusia Menjauh (Munaffirīn)’

Celaan terhadap sikap at-tanfīr (membuat manusia lari/menjauh dari kebenaran) telah termaktub di dalam syariat yang bijaksana melalui berbagai redaksi yang komprehensif dan variatif. Hal tersebut didasarkan pada implikasi dampak negatif (al-aḍrār) yang timbul akibat seorang dai terkontaminasi oleh kompromi destruktif ini. Sungguh, khazanah sunah nabawiyah yang sahih lagi eksplisit (ṣarīḥah) telah dipenuhi oleh instruksi larangan […]
4 Agustus 2026

Kelalaian Terhadap Para Penyusup (al-Madsūsīn) dan Kaum Munafik dalam Dakwah dari Berbagai Sisi

Tidaklah samar bagi para dai bahwasanya gerakan dakwah ini pun tidak steril dari keberadaan orang-orang tersebut (para penyusup dan kaum munafik) pada masa turunnya wahyu (zaman at-tanzīl), maka terlebih lagi dengan zaman kita saat ini! Sungguh Allah Ta‘ālā telah memetakan kepada kita di dalam kitab-Nya mengenai hakikat permusuhan setan, permusuhan kaum Yahudi, permusuhan kaum Nasrani, […]
4 Agustus 2026

Kekeliruan Sebagian Dai dalam Membedakan antara al-Mudārāh (Sikap Ramah/Fleksibel Tactful) dan al-Mudāhanah (Kompromi Buta/Penjilatan) yang Berimplikasi pada Ditinggalkannya Prinsip al-Mudārāh

Kebutuhan manusia secara umum, dan para pengikut rasul secara khusus, terhadap prinsip mudārāh (bersikap ramah dan luwes demi kemaslahatan) merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditandingi oleh urgensi perkara lain. Ia termasuk bagian dari karakter orang-orang mukmin yang saleh, salah satu pilar terkuat dalam merajut keharmonisan (al-ulfah) di antara sesama muslim, sekaligus instrumen paling efektif untuk […]
Sikap lembek (at-tamayyu‘) dan meleburkan diri bersama ahli bidah
1 Agustus 2026

Sikap Lembek dan Hilangnya batas Pemisah (At-tamayyu)

Sumber : Kitab Zaghlud Dakwah  Sikap lembek (at-tamayyu‘) dan meleburkan diri bersama ahli bidah, pengikut hawa nafsu, serta kelompok-kelompok sesat, disertai hilangnya batas pemisah (at-tamayuz) dari mereka, merupakan sebuah metodologi yang menyimpang. Hal ini bertentangan dengan Al-Qur’an, As-Sunnah, dan prinsip yang dipegang oleh generasi salaf umat ini Allah Ta’ala berfirman:  ﴿مَا كَانَ اللَّهُ لِيَذَرَ الْمُؤْمِنِينَ […]
1 Agustus 2026

Perbedaan Pandangan antara Kelompok Mutasyaddid (Keras), Mutawassiṭ (Moderat), dan Mutasāhil (Longgar) dalam Masalah al-Jarḥ wat-Ta‘dīl di Era Kontemporer

Sumber : Kitab Zaghlud Dakwah  Para ulama tidaklah berada pada satu tingkatan yang sama dalam hal kedalaman ilmu, kematangan akal, kadar kedekatan agama, maupun dalam hal metodologi (manhaj). Metodologi para ahli hadis (manāhij al-muḥaddiṡīn) sebagai contohnya, sangatlah bervariatif: di antara mereka ada yang bersikap keras (mutasyaddid), ada yang berada di pertengahan (mutawassiṭ), dan ada yang […]
Fenomena Penuntut Ilmu Pemula
1 Agustus 2026

Fenomena Penuntut Ilmu Pemula (Ṣigār) yang Mendahului Ulama Senior (Kibār) dalam Masalah Tabdī‘ (Membidahkan), Tafsīq (Mefasikkan), Hajr (Memboikot), serta Masalah-Masalah Besar Lainnya

Sumber : Kitab Zaghlud Dakwah Sesungguhnya siapa saja yang hidup dan berinteraksi di tengah medan dakwah akan melihat dan mendengar realitas ini—sebuah realitas kelam yang tidak ada satu pun kekuatan selain Allah yang dapat menolaknya, serta sebuah kegoncangan (ar-rājifah) yang tidak ada yang mampu menyingkapnya selain Allah. Fenomena tersebut adalah tindakan penuntut ilmu pemula (ṣigār) […]
© 2026 Yayasan Multaqo Du'at Indonesia. All Rights Reserved.